Gua itu seneng banget sama yang namanya anjing..
Mereka itu lucu, imut, cute (eh sama aja ya?), mereka gua bilang begitu ya memang faktanya mereka begitu..
Tapi se-imut-imutnya anjing kalau udah marah pasti urusannya bisa gawat tingkat kronis..
Mereka bisa membuat 1 pasukan anak kecil yang sedang bermain futsal di lapangan yang penuh tai anjing lari ketakutan kalau sudah dikejar-kejar oleh hewan tukang psikopat ini..

Ngomong-ngomong soal anjing, gua pernah denger, KATANYA kalau Agama Islam itu ga boleh megang anjing ya? terutama air liurnya? bener ga sih? (jujur, sampe sekarang gua pun ga tau apakah itu benar atau ga)
Agama gua sih Kristen, gue ga ada problem sama anjing si tukang psikopat ini..
meskipun terkadang mereka suka 'pipis' sembarangan, gua tetep sayang sama anjing gua.. (problem?)
karena kali ini gue membahas tentang anjing, gua jadi inget tragedi pada tahun 2005, dimana pada saat itu gua masih kelas 5 SD.
(sekedar info: gua waktu SD itu orangnya pendiem, cool, cengeng, dan gw selalu menjadi korban palak)
kembali ke tragedi 2005.
waktu itu gua lagi suka-sukanya sama anjing, karena waktu itu gua punya anjing di Cawang, namanya Shiro..
anjing ini lucu banget, mirip banget sama anjingnya Shinchan di kartun Crayon Shinchan..
gua sayang banget sama dia.
suatu pagi, gua ajak nih anjing buat jalan-jalan keliling RT..
dan gua pun bertemu dengan teman gw yg bernama Andri..
'Jo, itu anjing baru lu?' tanya Andri sambil memegang chicky chuba.
gua belom sempet jawab, ternyata si Shiro menjadi liar karena dia kepingin keripik chuba yg dipegang oleh si Andri, dan hasilnya Shiro pun lepas dari tangan gua.
'Guk! Guk! Guk!'
'WANJEEERRR!!! MAMA!!!!' Andri kabur sambil teriak menuju rumahnya
gua hanya bisa diam terbengong-bengong.
dan gua mendapat 1 kesimpulan yang pasti: "hanya dengan 3 kali gonggongan bisa membuat anak kecil lari dengan terbirit-birit menuju rumahnya"
Pada sore harinya, gua pergi ke rumah Andri untuk ngajak dia main bola bareng..
'Andri.. main bola yuukkk~' gua teriak layaknya anak kelas 5 SD yang sedang ingin bermain
'Bentar Jo, gua ambil bolanya dulu'
'oke' jawab gua dengan mantap
Seharusnya gua tau, sebelum sampai ke lapangan, kita harus melewati rumah gua dulu yang di depannya ada si Shiro yang selalu stand-by berjaga-jaga kalau ada maling yang melewati rumah..
Anjing gua memang hebat. Tetapi seiringnya perjalanan menuju lapangan, sampailah kita di dpn halaman rumah gua. Andri pun panik sedemikian rupa, bisa dilihat dari raut wajahnya yang seperti orang nahan berak 3 bulan.
'Jo, mending kita lari aja yuk?' kata Andri sambil memasang muka nahan berak
'Lari? jangan! ntar bisa dikejar bego!' kata gua ngotot
'Ga lah, anjing lu kan masih kecil, larinya ga mungkin kencang' kata Andri yang bersiap-siap untuk lari
'Woy! jan--' gua belum sempat menyelesaikan kalimat gua, ternyata si Andri udah lari layaknya anak SD yang berlari menuju toilet karena kebelet berak.
tiba-tiba.. hal yang tak terduga pun terjadi..
seekor anjing pasti akan mengejar orang asing yang terlihat mencurigakan jika dia berlari di depannya.
Shiro pun langsung mengejar Andri dengan kecepatan yang tak terduga. dan, "GROOKKK"
tangan Andri pun tergigit olehnya
"ANJIIINGGG!!!!! TANGAN GUA DIGIGIT ANJIINGGGG!!!' Andri teriak dengan merdunya.
gua pun mengangkat anjing pemangsa maling ini kedalem rumah gua dan menguncinya dari luar sambil meninggalkan Andri yang sedang kesakitan karena tangannya sudah tidak perawan lagi *eh*
'aduh duh duh.. tangan gua..' Andri menangis seperti di sinetron-sinetron
'lu gapapa?' kata gua santai
'gapapa nenek lu sekong! lu liat tangan gua digigit anjing!'
'lah terus?'
'haram bego!'
'haram kenapa?'
'kata temen gua, kalo digigit sama anjing atau megang air liurnya anjing tuh haram'
karena pengetahuan gua tentang "keharaman seekor anjing" masih cetek.
jadi gua cuma bisa percaya dengan apa yang dibilang oleh orang ini -_-
'lah terus gimana dong? tiap hari tangan gua dijilat sama si Shiro.. brarti gua juga kena dong?' kata gua panik
'wah elu mah udah parah itu Jo' kata Andri sambil melotot
'yah.. terus gimana dong?'
'tenang, kata temen gua kalo misalnya tangan kita dijilat anjing atau digigit anjing, kita harus gosok-gosok tangan kita pake tanah atau air got (ini serius loh!)' kata Andri dengan percaya diri
'tanah? air got? ih jorok!' kata gua jijik
'ya emang begitu caranya'
'ya udah deh' kata gua dengan pasrah
abis itu kita pergi ke lapangan untuk mencari tanah merah yang siap digali untuk mensucikan kembali tangan gua yang eksotis ini.
'nah ini dia tanahnya, ayo kita gosok' perintah Andri
'oke'
setelah beberapa menit menggosok, akhirnya kita melakukan langkah selanjutnya, yaitu menggosok-gosok dengan air got.(jujur, gua waktu itu belum tau apa-apa tentang 'pensucian' ini)
'ih bau banget' kata gua jijik
'udah jangan banyak ngomong, olesin tangan kita pake air got ini'
'ihhhhh'
kita mulai menggosok-gosok tangan kami masing-masing dengan air got yang hitam dan kental ini..
UEEKKKKK..
disaat lagi asik-asik menggosok, tiba-tiba ada tukang ojek yang melihat kita sedang menggosok ria tangan kita dengan air suci-yang-bau-tokay ini.
'woy bocah, elu ngapain mainin air got? jorok ih!' kata tukang ojek yang histeris
'kita lagi bersiin tangan kita pake air got bang, soalnya tadi kita dijilat anjing.. iya kan ndri?'
disaat gua menengok ke kanan, tiba-tiba Andri sudah lari ke rumah dengan kecepatan yang luar biasa dan meninggalkan gua dengan posisi jongkok sambil tangan mengobok-obok comberan.
hal pertama yang melintas di kepala gue: KAMPRET!
hal kedua yang melintas di kepala gue: BABI LU NDRI!
gua ga punya alasan yang kongkrit untuk menjawab berbagai pertanyaan yang ditanyakan oleh tukang ojek ini. Gua hanya bisa jongkok dengan memasang muka melas dan malu setengah mati.
Setelah ditertawakan oleh tukang ojek tersebut, akhirnya gua pun pulang seolah-olah ga terjadi apa-apa..
disaat gua sampe dirumah, nyokap gua marahin gua..
gua juga ga tau kenapa dia marah-marah..
mungkin karena dia shock melihat anaknya yang ganteng ini tiba-tiba tangannya penuh dengan tanah dan meneteskan air hitam nan kental dan berbau samar-samar seperti comberan.
dan hasilnya nyokap gua pun 'membantai' gua dengan sepenuh hati, jiwa dan raga
sampe sekarang pun gua ga tau apakah kalau orang Islam memegang air liur anjing itu haram atau tidak?
dan apakah cara penyembuhannya seperti yang Andri katakan tadi?
beberapa hari kemudian gua menemukan suatu informasi kalau TERNYATA orang Kristen itu ga masalah kalau megang air liur anjing..
dan gua merasa kalau gua telah dikerjain oleh Andri secara tidak sengaja, dan hasilnya gua pun rusak secara psikologis -_-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar